Sabtu, 11 Juli 2026

Desa Kecil yang Terus Diterjang Banjir: Harapan Warga Malangke Barat

Sebuah desa kecil di Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, hampir setiap tahun harus menghadapi kiriman banjir. Banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi maupun meluapnya air sungai yang menggenangi permukiman warga.



Penyebab Banjir
Banjir di beberapa wilayah Malangke Barat dipicu oleh jebolnya tanggul yang memisahkan sungai dengan kawasan permukiman. Selain itu, hujan yang turun terus-menerus di daerah pegunungan menyebabkan debit air meningkat dan mengalir ke wilayah dataran rendah seperti Desa Lembang-Lembang, Desa Limbong Wara, dan Desa Wara.
Kondisi geografis yang rendah membuat air sulit surut sehingga banjir dapat bertahan selama beberapa hari, bahkan hingga berminggu-minggu.

Dampak Banjir
Banjir memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat. Banyak rumah mengalami kerusakan, bahkan ada yang hanyut terbawa arus. Beberapa fasilitas umum, termasuk rumah ibadah, juga mengalami kerusakan.

Proses belajar mengajar ikut terganggu karena akses menuju sekolah terendam banjir. Di sektor pertanian, para petani mengalami kerugian besar. Selama dua tahun terakhir, sebagian lahan persawahan tidak dapat menghasilkan panen akibat banjir yang terus berulang.

Selain itu, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, bahkan ada yang putus total. Untuk keluar masuk Desa Wara dan Desa Lembang-Lembang, warga terpaksa menggunakan perahu kecil. Kondisi ini menyulitkan masyarakat yang ingin berbelanja ke pasar maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari di desa tetangga seperti Urukumpang dan Malangke Satu.

Listrik Padam Berhari-hari
Banjir juga menyebabkan pasokan listrik terganggu. Warga sempat mengalami pemadaman listrik selama hampir satu minggu, sejak 5 hingga 9 Mei 2023.

Menurut keterangan warga Dusun Landungdou, sebuah gardu (trafo) listrik di sekitar Pasar Lama roboh akibat terendam banjir. Pihak PLN terus melakukan perbaikan, namun prosesnya terkendala karena tingginya genangan air. Sebagian wilayah telah kembali menikmati aliran listrik, sementara wilayah lainnya masih menunggu proses perbaikan selesai.

Harapan Masyarakat
Masyarakat berharap banjir segera surut dan pemerintah bersama pihak terkait dapat menghadirkan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Warga juga berharap tanggul yang rusak dapat diperbaiki, akses jalan kembali normal, sektor pertanian kembali produktif, serta kehidupan masyarakat dapat pulih seperti sediakala. Bagi mereka, kembalinya aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pertanian merupakan harapan besar agar desa dapat bangkit dari dampak bencana yang berkepanjangan.


Tradisi Syukuran Rumah Baru di Bastem: Perpaduan Budaya Lokal dan Nilai-Nilai Islam

Tradisi yang Masih Dilestarikan
Bastem merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang dikenal memiliki kekayaan budaya dan adat istiadat. Meskipun mayoritas masyarakatnya memeluk agama Islam, berbagai tradisi lokal masih tetap dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya.

Salah satu tradisi yang masih dijumpai di sebagian masyarakat adalah syukuran atau peresmian rumah baru. Acara ini menjadi ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah sekaligus sebagai doa agar keluarga yang menempatinya diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan.

Rangkaian Acara
Pelaksanaan syukuran rumah biasanya diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, doa bersama, serta tausiah singkat yang dipimpin oleh tokoh agama. Setelah itu, keluarga mengundang kerabat, tetangga, dan sahabat untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan sebagai bentuk rasa syukur dan mempererat tali silaturahmi.

Di beberapa tempat, keluarga juga mengadakan musyawarah keluarga atau pertemuan adat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Mengapa Ada yang Mengenakan Baju Kuning?
Pada beberapa pelaksanaan tradisi di Bastem, terlihat sebagian peserta mengenakan pakaian adat berwarna kuning. Warna kuning dalam budaya setempat sering dimaknai sebagai lambang kehormatan, kemuliaan, dan rasa syukur.

Perlu dipahami bahwa penggunaan pakaian berwarna kuning merupakan bagian dari tradisi budaya dan tidak menjadi kewajiban dalam ajaran Islam. Pelaksanaannya pun dapat berbeda-beda, tergantung pada adat keluarga maupun desa masing-masing.

Hubungan Adat dan Agama
Banyak masyarakat Bastem tetap menjaga keseimbangan antara adat dan ajaran Islam. Tradisi budaya dipertahankan selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama, sehingga kegiatan syukuran rumah lebih menekankan pada doa kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi, dan saling berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Menjaga Warisan Budaya
Keberagaman tradisi di Bastem menunjukkan bahwa budaya lokal dapat terus hidup berdampingan dengan kehidupan beragama. Nilai gotong royong, kebersamaan, saling menghormati, dan rasa syukur menjadi pesan utama dalam setiap pelaksanaan syukuran rumah.

Karena setiap desa dan keluarga memiliki kebiasaan yang berbeda, bentuk pelaksanaan acara juga dapat bervariasi. Perbedaan tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya yang patut dihargai dan dilestarikan.

Tradisi syukuran rumah baru di Bastem bukan hanya menjadi momen peresmian sebuah rumah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat nilai kebersamaan. Selama dijalankan dengan tetap menghormati ajaran agama, tradisi ini menjadi salah satu warisan budaya yang memiliki nilai luhur bagi masyarakat Bastem.

Jumat, 29 Mei 2026

Pesona Alam Ollon Toraja: Surga Perbukitan Hijau di Toraja Utara

Perbukitan hijau di kawasan wisata Ollon Toraja

Ollon Toraja dikenal sebagai salah satu destinasi wisata 
alam yang menyuguhkan keindahan perbukitan hijau dengan panorama pegunungan yang menenangkan. Kawasan ini berada di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dan menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang masih asri, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Hamparan bukit yang luas dengan kontur bergelombang menjadi ciri khas Ollon Toraja. Saat cuaca cerah, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan pegunungan berlapis yang tampak semakin indah dipadukan dengan langit biru dan awan putih yang bergerak perlahan. Keindahan inilah yang membuat Ollon Toraja sering dijuluki sebagai padang rumput di atas awan.

Keindahan Alam yang Masih Alami

Salah satu daya tarik utama Ollon Toraja adalah kondisi alamnya yang masih alami. Perbukitan hijau terbentang luas tanpa banyak sentuhan bangunan modern. Rumput yang tumbuh subur mengikuti kontur bukit menciptakan pemandangan yang terlihat sederhana namun sangat memanjakan mata.

Udara di kawasan ini terasa sejuk dan segar, terutama pada pagi dan sore hari. Kabut tipis yang terkadang menyelimuti perbukitan menambah kesan eksotis dan menenangkan. Tidak heran jika banyak pengunjung datang untuk sekadar bersantai, menikmati pemandangan, atau mengabadikan momen dengan kamera.

Cocok untuk Wisata Alam dan Fotografi

Ollon Toraja sangat cocok bagi pecinta wisata alam dan fotografi lanskap. Setiap sudut kawasan ini menawarkan pemandangan yang menarik untuk diabadikan. Perubahan cahaya matahari dari pagi hingga sore hari menciptakan nuansa warna yang berbeda pada perbukitan.

Pada pagi hari, suasana terasa lebih tenang dengan kabut yang masih menyelimuti sebagian area. Sementara itu, sore hari menghadirkan cahaya matahari keemasan yang membuat warna hijau perbukitan terlihat semakin hidup. Momen-momen inilah yang sering dimanfaatkan wisatawan untuk mengambil foto bernuansa alam.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas ringan di Ollon Toraja. Beberapa di antaranya adalah berjalan santai menyusuri perbukitan, piknik sederhana bersama keluarga, atau sekadar duduk menikmati udara segar sambil memandangi alam sekitar.

Bagi pengunjung yang menyukai ketenangan, Ollon Toraja juga cocok dijadikan tempat untuk melepas penat. Suasana yang jauh dari kebisingan kota membuat kawasan ini ideal untuk relaksasi dan menenangkan pikiran.

Akses dan Waktu Terbaik Berkunjung

Untuk mencapai Ollon Toraja, pengunjung perlu menempuh perjalanan darat dari pusat Toraja Utara. Akses jalan menuju lokasi sebagian besar sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun pada beberapa titik diperlukan kehati-hatian, terutama saat musim hujan.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada musim kemarau atau saat cuaca cerah. Pada kondisi ini, pemandangan perbukitan terlihat lebih jelas dan aktivitas wisata dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Disarankan datang pada pagi atau sore hari untuk mendapatkan suasana terbaik.

Menjaga Kelestarian Alam Ollon Toraja

Sebagai kawasan wisata alam, Ollon Toraja perlu dijaga kelestariannya. Pengunjung diharapkan tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menghormati lingkungan sekitar. Dengan menjaga kebersihan dan keasrian kawasan, kita dapat memastikan keindahan Ollon Toraja tetap terjaga untuk generasi mendatang.



Wisata Kuburan Batu Kete Kesu, Jejak Peradaban Kuno Tana Toraja

Tana Toraja dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan budaya dan tradisi leluhur. Salah satu destinasi wisata budaya paling ikonik adalah Kuburan Batu Kete Kesu, sebuah situs pemakaman kuno yang memadukan nilai sejarah, kepercayaan, dan keindahan alam dalam satu kawasan.
Kuburan batu Kete Kesu terletak di sebuah tebing batu kapur yang dipahat secara manual oleh masyarakat Toraja sejak ratusan tahun lalu. Liang-liang kubur berbentuk persegi dibuat langsung di dinding tebing sebagai tempat peristirahatan terakhir para leluhur. Hingga kini, situs ini masih dijaga dan dihormati sebagai warisan adat yang sakral.

Nilai Budaya dan Sejarah

Kuburan batu Kete Kesu bukan sekadar tempat pemakaman, melainkan simbol filosofi hidup masyarakat Toraja yang meyakini bahwa kematian adalah bagian dari perjalanan menuju alam roh. Oleh karena itu, lokasi ini menjadi saksi kuatnya hubungan antara manusia, alam, dan leluhur.
Wisatawan yang berkunjung diharapkan tetap menjaga etika, tidak merusak situs, serta menghormati nilai adat setempat. Dengan demikian, keaslian dan kelestarian budaya Toraja dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.

Destinasi Edukatif dan Fotogenik

Bagi pecinta wisata budaya dan fotografi, Kete Kesu menawarkan sudut-sudut visual yang sangat menarik. Cahaya pagi yang menyinari tebing batu, detail ukiran kayu, serta lanskap alam sekitar menjadikan tempat ini favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.



Rabu, 21 Januari 2026

Keunikan Rumah Adat Tongkonan di Tanah Toraja yang Menjadi Daya Tarik Wisata Budaya

Ciri-ciri arsitektur unik

Tanah Toraja merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang terkenal hingga mancanegara karena kekayaan budaya dan adat istiadatnya. Salah satu ikon paling terkenal dari daerah ini adalah rumah adat Tongkonan, bangunan tradisional yang memiliki bentuk unik menyerupai perahu terbalik dan sarat dengan makna filosofi kehidupan masyarakat Toraja.
Rumah adat Tongkonan bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol status sosial, pusat kegiatan adat, serta warisan budaya yang masih dijaga hingga saat ini. Tidak heran jika kawasan Tongkonan sering dijadikan destinasi wisata budaya bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.


Ciri Khas Rumah Adat Tongkonan

Tongkonan memiliki bentuk arsitektur yang sangat khas dan mudah dikenali. Atapnya melengkung tinggi ke atas, dibuat dari bambu atau seng, dan disusun dengan teknik tradisional. Bangunan ini biasanya dibangun menghadap ke arah utara yang dipercaya sebagai arah asal kehidupan menurut kepercayaan leluhur masyarakat Toraja.

Pada bagian depan dan samping rumah, sering ditemukan ukiran khas Toraja dengan warna merah, hitam, dan kuning. Setiap ukiran memiliki arti tersendiri yang melambangkan kemakmuran, keberanian, serta hubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta.
Fungsi Tongkonan dalam Kehidupan Masyarakat Toraja
Bagi masyarakat Toraja, Tongkonan memiliki fungsi yang sangat penting. Selain sebagai tempat tinggal keluarga besar, Tongkonan juga digunakan sebagai tempat musyawarah adat, pelaksanaan upacara tradisional, serta pusat pengambilan keputusan keluarga.

Minggu, 29 Juni 2025

SELAIN ULIN KAYU INI YANG PALING LARIS DIKALIMNTAN TENGAH

Kayu Keruing kalimantan tengah Adalah salah satu kayu yang banyak diminati Para Kolektor Kayu,tak heran banyak pembeli kayu dari Jawa datang ke Kalimantan tengah untuk mencari kayu keruing untuk dijual kembali ,bahkan ada juga yang dijadikan material untuk keperluan rumah dan perabotan rumah tangga.

ciri-ciri kayu keruing adalah memiliki kulit yang agak kasar dan mengeluarkan getah dari dalam daging kayunya.dan cenderung kayunya berwarna kecoklatan dan berkulit kasar.

Adapun jenis keruing yang Non oil atau tidak memiliki getah banyak..namun kualitas dan jenis kayunya sama dan harganyapun sama di pasaran .
Banyak pembelidan peminat kayu keruing dari jawa seperti: surabaya,madura,dan dari bali sering memesan kayu keruing yang masih berbentuk log atau masih bulat ,namun sebagian juga memesan yang sudah jadi.





Kayu keruing hanya tumbuh dikalimantan ,berdasarkan info dari orang atau masyarakat Dayak asli disini bahwa kayu keruing ini senang tumbuh di Medan yang berbukit seperti punggung kura-kura dan juga sebagian tumbuh di area sedikit gambut

Tidak Banyak orang Yang Sangat Meminati Kayu Keruing akan tetapi ada juga dari wilayah lain yang suka dengan jenis kayu ini..

Apa Kegunaan Kayu Keruing?
Selain kayu keruing ini dibuat Papan Ada juga yang lebih dominan di buat balok atau bantalan rumah karena angapan mereka lebih bagus dan ringan.dan tidak mudah hancur.



#kayukalimantan #keruing #jeniskayu

Kamis, 09 Mei 2024

WISATA TORAJA KE'TEK KESUK

Wisata Goa Ke'tek kesuk Adalah Wisata Yang Paling Dekat Di Toraja Jika Mengarah dari Palopo kabupaten luwu,tempatnya strategis dan dekat bangat dari jalan poros di simpang tiga tedong bonga.

Wisata ini banyak dikunjungi para touris dari manca dan luar negara ,karena disini menyimpan spot yang sangat penomenal yaitu goa kuburan .
Selain Goa disini juga banyak sekali aksesoris wanita dan pria serta pakaian di jual dengan sangat murah.

Lokasi wisata ini dikelilingi pemandangan gunung dan yang paling menarik adalah lumbung dan tongkonannya yaitu rumah adat Tana Toraja,Pelayanan masyrakat disini sangat ramah dengan para pengunjung

Sangat Rekomendet bangat bagi kalian yang jalan-jalan ke toraja tanpa masuk kedalam goa dan coba kopi asli toraja sangat menggugah selera.

Apa Yang Menarik di Ke'tek Kesuk?
-Kopi Asli Khas Toraja Tidak ada duanya
-Tour Kedalam Goa 
-kuburan jaman dulu yang terlihat tengkorak
-Belanja Murah
-Berfoto di Lumbung

Berapa Biaya Masuk Ke'tek kesuk?
-Kisaran Rp.15 .000 sampai Rp 25.000 per orang

Di toraja banyak tempat wisata yang baru bahkan yang lama sudah semakin bagus,jadi jika kalian hendak datang ke toraja jangan lupa mampir di Ke'yek Kesuk!


Sabtu, 28 Oktober 2023

KEMAJUAN BASTEM

 
Perkembangan bastem di 2023 agaknya merosot
 


 Beberapa kemajuan desa bonglo,bastem

BASTEM adalah singkatan dari bassesangtempe,,adalah sebuah desa yang terletak diantara kabupaten tana toraja dan luwu.wilayah bastem ini adalah wilayah yang dikelilingi pegunungan yang sangat indah.melihat perkembangan bastem sekarang sudah bisa dikatakan ada kemajuan 40% dari tahun-tahun sebelumnya.


Apa saja perkembangan sekarang dibastem diantaranya adalah: penerangan listrik yang kini sudah hampir semua desa dan wilayahnya sudah dialiri penerangan listrik..kami selaku warga masyarakat dibastem sangat berterima kasih kepada Pemerintah karena wilayah kami salah satu mendapatkan tinjauan dari pihak pemerintah daerah maupun pusat.

 


Selain penerangan listrik jalan poros atau akses utama dari palopo hingga ke jalur tana Toraja sudah di perbaiki bahkan bukan hanya jalur ke tana toraja tetapi jalan tembus ke Bua menuju bandar udara sudah lumayan bagus..walaupun masih ada sedikit lagi yang masih kurang rapi..itu dikarenakan memang medan jalan yang sudah membentuk dengan sendirimya.


Dan yang paling utama perkembangan yang sekarang sudah mulai maju adalah sektor pertanian cengkeh ..hampir sudah 20% sudah mulai berlombah-lombah menanam cengkeh dan siongharapan kami kedepan semoga kami selalu bekerja sama agar kemajuan bastem kedepan semakin bertambah dan suasana desa kami selalu tenang dan hidup rukun,toleransi,dan makmur kedepannya  

Harapan kami kedepan agar pemerintah membantu memberikan kami alat dan sarana pertanian yang kami butuhkan ,,dan juga bantuan pengajar atau guru-guru untuk ditempatkan di sekolah demi memberikan pelajaran atau pendidikan pada anak-anak kami.

Dengan adanya tower sinyal yang kini sudah bisa digunakan adalah salah satu sarana yang kami gunakan untuk bisa berkomunikasi satu sama lain dan kami akan banyak mengetahui berita dan informasi diluar daerah.

 

info Bastem



Senin, 22 Mei 2023

KEHIDUPAN DI MOROWALI

Semenjak berdirinya berbagai perusahaan di Morowali Utara dan wilayah Morowali, Sulawesi Tengah, banyak perantau dari luar pulau yang datang untuk mengadu nasib dan mencari rezeki.

Berkembangnya berbagai perusahaan, terutama industri yang berkaitan dengan nikel, membuat peluang kerja di Morowali semakin terbuka. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak masyarakat dari berbagai daerah datang dan mencoba mendapatkan pekerjaan.

Hadirnya industri nikel di Morowali juga membuat beberapa wilayah semakin ramai. Jumlah penduduk yang terus bertambah membuat kebutuhan sehari-hari ikut meningkat. Mulai dari harga kontrakan, sembako, bahan bakar, hingga tabung gas menjadi beberapa kebutuhan yang perlu diperhitungkan oleh para perantau.

Kehidupan di Morowali bisa dikatakan susah-susah senang. Mungkin karena penduduknya dari hari ke hari semakin bertambah dan aktivitas di sekitar kawasan industri juga semakin ramai.

Banyak orang memilih merantau ke Morowali karena peluang dan upah kerja dianggap cukup menjanjikan. Namun, di sisi lain, biaya hidup di sini juga perlu menjadi pertimbangan.

Bagi sebagian orang, penghasilan yang didapat masih dapat menyesuaikan dengan kebutuhan hidup. Tetapi tidak sedikit juga yang merasa bahwa kenaikan biaya hidup membuat penghasilan harus dikelola dengan lebih bijak.

Karena itu, bagi yang ingin merantau ke Morowali, sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu mengenai pekerjaan, tempat tinggal, dan perkiraan biaya hidup sebelum berangkat.

Berapa Biaya Kontrakan di Morowali?

Biaya kontrakan tentu berbeda-beda, baik dari segi harga maupun kualitas bangunannya. Harga juga dapat berbeda tergantung lokasi dan fasilitas yang tersedia.

Kontrakan Permanen

Untuk kontrakan permanen, berdasarkan kisaran harga yang umum ditemui, mulai dari sekitar:

Rp700 ribuan sampai Rp1,5 jutaan per kamar.

Biasanya tersedia pilihan satu atau dua kamar. Beberapa kontrakan juga sudah dilengkapi dengan kamar mandi dan WC di dalam.

Tentu saja, harga tersebut dapat berbeda sesuai kondisi bangunan, lokasi, dan fasilitas yang diberikan pemilik kontrakan.

Kontrakan Biasa (Non-Permanen)

Selain kontrakan permanen, ada juga kontrakan sederhana atau non-permanen.

Kisaran harganya mulai dari sekitar:

Rp500 ribuan sampai Rp1 jutaan.

Fasilitas biasanya lebih sederhana, misalnya satu kamar dengan kamar mandi atau WC yang berada di luar.

Persiapkan Diri Sebelum Merantau ke Morowali

Jadi, buat kalian yang hendak merantau ke Morowali, harus siap mental dan banyak bersabar. Kita akan bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah dan latar belakang yang berbeda.

Selain mempersiapkan mental, penting juga untuk memperhitungkan biaya hidup sebelum berangkat. Jangan hanya melihat besarnya gaji, tetapi hitung juga biaya kontrakan, makan, transportasi, bahan bakar, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Merantau memang tidak selalu mudah, tetapi dengan kerja keras, kesabaran, dan kemampuan beradaptasi, kita bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik.

#InfoMorowali #Morowali #Bahodopi #MorowaliSulawesiTengah #PerantauMorowali #BiayaHidupMorowali #KontrakanMorowali

Selasa, 16 Mei 2023

Kerja 5 Tahun Saldo Bpjs ketenagakerjaan 10 Jutaan


Penting Cek Bpjs Ketenagakerjaan Di JMO


"Semua perusahaan menerapkan bpjs ketenagakerjaan bagi setiap karyawannya baik itu karyawan yang baru maupun yang sudah karyawan tetap atau permanen.Jadi buat teman-teman semua yang sudah lama bekerja di perusahaan kalian wajib tahu bahwa selama kalian masih bekerja saldo kalian masih berjalan terus dan bertambah terus.

Saldo Bpjs jika sudah banyak itung-itung adalah tabungan kelak jika sudah bertambah,jadi semakin lama bekerja maka semakin banyak pula saldo kalian tersimpan.

Untuk saldo yang sudah tersimpan di Bpjs tidak bisa di cairkan jika status kerja masih terikat dengan perusahaan atau masih aktif bekerja di perusahaan,dan sebaliknya jika hendak mencairkan saldo bpjsnya hendaklah memutuskan dulu hubungan kerja dengan perusahaan atau Risign terlebih dahulu baru bisa mengajukan klim saldonya dan itupun harus menunggu dulu minimal 1sampai 2bulan setelah risign dan status bpjs sudah offline di server kemudian bisa mengajukan pencairan saldonya.

"Cara Mencairkan Saldo bpjs ketenagakerjaan:

Bisa dilakukan secara online maupun offline,peserta dapat mengajukan pencairan dana atau saldo JHT BPJS ketenagakerjaan setelah menyiapkan segala persyaratan yang di perluhkan.berikut syaratnya apa saja?

"Syarat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan JHT secara online

  1. Kartu peserta BPJS ketenagakerjaan
  2. E-KTP
  3. Buku tabungan yang masih aktif
  4. Kartu keluarga (kk)
  5. Surat keterangan berhenti bekerja dan surat pengalaman kerja dll
  6. NPWP(jika ada )
  7. Foto diri yang baru (bagian depan)
Selengkapnya anda bisa tanya langsung ke kantor bpjs ketenagakerjaan dicabang mana saja,disini saya hanya berbagi sedikit pengalaman saya karena sudah mencairkan saldo dri bpjs ketenagakerjaan.
Sedikit catatan tambahan buat kalian semua yang masih aktif bekerja di perusahaan jangan sampai KTP,kk dan nomor hp yang terkait dengan data kalian agar nanti ketika hendak mencairkan tidak dipersulit karena semua membutuhkan validasi dan verifikasi data dan dokumen.

Untuk saldo yang dibawah 10 jutaan langsung saja ke kantor BPJS ketenagakerjaan menanyakan dan mencairkan saldonya dan jangan lupa membawah dokumen persyaratan serta login di applikasi jMo.


Senin, 01 Mei 2023

Kondisi Desa Di Malangke Barat Saat ini

Beberapa Desa Terendam Air Di Malangke Barat
Sekolah Jadi Libur Terus lantaran Banjir selalu Datang Tiba-tiba.

juy thamrin

TANGGUL SUNGAI JEBOL

Masyarakat resah dan kawatir seperti apa kedepanya desa kami disini kalau misalkan banjir air tidak surut.
Akibat banjir selalu datang,Sebagian warga disini sudah pergi mengungsi ke wilayah tetangga yang masih jauh dari jangkauan air.
Bukan hanya itu masyrakat disini gagal panen sudah hampir 5 musim penuaian,kami hanya mengharap bantuan dan belas kasihan para donatur yang baik hati yang bisa membantu kami dengan pangan dan pakaian serta obat-obatan.


Anak-anak sekolah jadi terbengkalah dikarenakan akses ke sekolah tidak bisa dilalui dan ada juga jalanan putus akibat terjangan air yang meluap dari sungai.
Untuk Penanggulangan Tanggul Jebol Pemerintah setempat mengerahkan dua unit alat berat untuk membantu membenahi tanggulnya jebol,namun progres pekerjaan saat ini april 2023 blom bisa dilanjutkan dikarenakan air terlalu dalam  dan material juga masih belum ada semua.
Gotong Royong masyrakat dengan alat berat sudah melakukan mengisian pasir ke dalam karung untuk dijadikan sebagai material bantu untuk menutup tanggulnya yang jebol selama ini.



Masamba,1-5-2023

Sabtu, 20 Februari 2021

PASAR BATUSITANDUK DIPINGGIR SUNGAI

Kondisi Pasar Batusitanduk, lamasi
"Kondisi pasar batusitanduk masih tanda kutip"

Pasar ini dulunya sangat ramai,bahkan sampai pinggir jalan poros Palopo para pedagang hampir memenuhi pinggir nya untuk berjualan .bahkan terkadang jika suasana pasar jalan tersebut sangat macet.

Menurut informasi dari salah satu pedagang pasar batusitanduk ini..akan dibangun dengan permanen ..namun sampai saat ini tempat posisi dulunya pasar sudah menjadi parkiran kendaraan dan pasarnya kini dipindahkan dipinggir sungai.

Pertanyaan saya

Mengapa pasar ini belum dibangun seperti pasar swalayan atau pasar tradisional pada umumnya di setiap wilayah.?

Apa Mungkin Dana khusus untuk Pembangunan Pasar tradisional tidak ada,ataukah belum direalisasi...oleh Pemerintah

Kasihan Para Pedagang yang dipinggir sungai

Artikel ini saya buat berdasarkan filing dan pikiran saya sendiri dan dukungan teman ,,dan kebetulan juga saya lewat pulang dari malangke dan bertepatan dengan hari pasar,,lalu saya mencoba memotret sedikit gambar yang ada di pasar ini 

Salam sehat buat kita semua ,semoga pasar ini cepat pembangunannya agar pedagang kedepannya enak dan nyaman..terima kasih saya juy Thamrin(Jejaka Bastem)

JANGAN LUPA CUCI TANGAN DAN PAKAI MASKER!

Sabtu, 28 November 2020

Tongkonan Patuju x Bokko sumalu

Tongkonan Burere (Patuju x bokko)



"Syukur Alhamdulillah Dengan kerukunan dan kerja sama satu sama lain keluarga dari anak cucu Patuju Bokko hingga saat ini Tongkonan ini telah selesai dibangun di
Rante sumalu.
Pembangunan tongkonan ini memerlukan waktu yang sangat lama sekitar 3 sampai 4 tahun baru bisa selesai dibangun dikarenakan karena pihak keluarga lain banyak yang tidak ada ditempat Disumalu..ada yang merantau jauh dan ada juga yang jadi kendala di biaya pembangunan ini...


"Dengan semanga dan doa dari keluarga maka pembangunan tongkonan ini bisa selesai didirikan dan Alhamdulillah sudah di syukuri atau dikurresumangaki waktu Desember lalu 25 Desember 2019.

 "Setiap warga Toraja yang bertempat tinggal di dalam daerah maupun diluar maka diwajibkan membuat Alang jika membangun sebuah Rumah adat Toraja yaitu tongkonan.




Alang atau Lumbung

"Alang artinya Lumbung
Dengan membangun tongkonan itu artinya harus membangun juga namanya Alang atau lumbung.karena keduanya adalah berpasangan dan itu sangat wajib.
Alang diToraja bahkan pada umumnya juga adalah tempat mengumpulkan hasil tani yaitu padi atau gabah ..sebagai simpanan untuk biaya hidup kedepannya
Biasanya setelah panen padi hasil  dari panen ini akan disimpan didalam Alang atau lumbung sebagai stock makanan yang nantinya akan diambil jika persediaan beras di rumah sudah habis.

Dengan menyimpan gabah di Alang atau lumbung sangat aman dan terhindar dari hama dan tikus..



Di sulawesi selatan hampir semua masyrakat menggunakan lumbung atau Alang sebagai tempat menyimpan makanan cadangan ketika selesai panen padi dikebun atau disawah.
lumbung atau alang biasanya memiliki arti tersendiri setiap daerah misalnyadi luwu dan toraja,yang pasti setiap lumbung itu pasti memiliki pamali atau larangan aturan khusus yang tidak boleh sembarangan seseorang bisa masuk kedalamnya.

Jumat, 27 November 2020

Hanya Ada Di Toraja Silaga Tedong

SILAGA TEDONG DiSAWAH

Tradisi adat Tana Toraja yang Masih Sangat sering Dilaksanakan dari dulu hingga sekarang .
Foto SILAGA TEDONG

Tana Toraja memiliki adat Tradisi yang unik diantaranya Silaga Tedong atau .
Acara ini diadakan ketika ada kegiatan Rambu solo' atau acara kematian warga Toraja.

Silaga Tedong

Tedong artinya kerbau
Rambu Solok artinya acara Duka 

Harga Tedong atau kerbau di Toraja Sangat Mahal dengan mengadakan acara rambu solo' tandanya mengikuti tradisi adat para leluhur dahulu
Dengan mengadakan acara seperti ini terkadang masyarakat yang khusus atau tertentu saja karena biaya dalam acara seperti ini tidak sedikit bisa sampai milyaran..

Harga per ekor kerbau di Toraja bisa sampai ratusan juta ,dan mereka yang melakukan acara rambu solo' yang mewah dan besar menandakan bahwa orang tersebut adalah orang-orang kaya raya.

Acara seperti ini hanya diadakan bagi masyarakat Toraja 
Adapun acara seperti ini diadakan diluar wilayah Toraja itu dikarenakan masyarakat Toraja yang berada ditempat lain alias merantau di luar pulau.


Tedong Atau Kerbau Sangat Dibanggakan Di Toraja karena Harganya Yang Sangat Mahal,
Salah Satu  Tedong Atau Kerbau Yang Mahal Di Toraja Adalah Tedong Bonga,,
Dan Ada Juga Beberapa Jenis Tedong Yang Mahal yang Tanduknya Bertemu dan Panjang.

Rabu, 04 November 2020

Jalan aspal Bastem

Apakah Bastem Sudah Siap Jadi Kota?



Syukur Alhamdulillah jalan yang nantinya akan menjadi jalur profinsi kini sudah mulai di lanjutkan perbaikannya dari latuppa' kini sebagian jalur ini sudah diaspal kurang lebih 2 km dari jembatan latuppa'.

Pembangunan jalan ini memang sangat sulit karena Medan dan bentuk jalan yang sangat terjang dan sisi sebelahnya jurang yang menjulang,namun semangat para pekerja diproyeknya berjalan dengan baik dan dengan kelancaran dana pembangunan.

Spek jalan yang direalisasi pemerintah sekitar 12 meter lebar  badan jalan,karena jalur utama harus lebar seperti jalan raya pada umumnya..
Adapun kendala yang dialami para pekerja yaitu cuaca yang tidak menentu ketika hujan proyek bisa tersendat dan lambat pekerjaan.dan selain curah hujan juga bentuk badan jalan memang sangat berbeda dengan tempat lain.
bamba kaluak bastem

Selain Jalan dari Latuppa' dijalur utama kini di wilayah pantilang juga sudah diaspal kurang lebih 3 km 
Kelancaran proyek disebelah dikarenakan Medan nya bagus dan tidak terlalu jurang.
Semangat masyarakat bastem sangat mendukung kelancaran proses selesainya pembangunan jalan ini.


Apakah Bastem Sudah Siap Jadi kota?

Dilihat dari perkembangan bastem Saat ini akses dari Palopo sudah Lumayan bagus sebagian sudah di perbaiki Namun Dengan Cuaca saat ini yang kembali merusak jalanan yang sudah bagus ,tidak memungkinkan jadi Kota layaknya Palopo dan wilayah sebelah kabupaten Tana Toraja,


Senin, 21 September 2020

Silsilah keturunan keluarga Patuju x Bokko di sumalu

TONGKONAN BURERE

      Patuju x Bokko,sumalu 29 desember 2019

 

Cek videonya disini >>>Tonton

Syukur Alhamdulillah kepadaMU ya Allah karena peresmian Tongkonan Burere diresmikan Desember 2019 ,sekaligus dengan penutupan tahun 2019 yang lalu.dengan berdirinya tongkonan ini dari keluarga Patuju Bokko..saya sendiri tidak tahu apa arti dari nama tongkonan itu..yang saya tahu adalah patuju dan bokko itu adalah buyut kami atau bisa dibilang nenek uttu"yang mungkin 7  turunan dari generasi saya.

Dengan dihadiri banyak keluarga dari keluarga patuju dan bokko maka tongkonan ini sudah diresmikan atau di RARAI,hal yang paling menarik dan berkesan dari acara syukuran itu adalah dengan berkumpulnya semua keluarga atau keturunan dari patuju dan bokko dan disitulah saya bisa mengenal mereka yang sama sekali saya tidak mengenalnya dan berjumpa sebelumnya..oh ya lupa ka pale'siuluk saya adalah anak dari pak Rahman tangke yang mana beliau adalah anak  dari nenek jabak.dan almarhum nek Ruggu atau nenek Raden.

 Silakan simak deretan atau skala turunan dari keluarga nenek Lindan.

Tabe'kalau salah ketik atau salah penempatan mohon keluarga di koreksi dikolom komentar ya,




sedikit biodata dari silsilah keluarga patuju x Bokko

 Patuju x Bokko

πŸ‘΄NENEK DASSI x............πŸ‘΅

Nenek Lindan.X nenek lalo pasae pasino :

πŸ‘‰ albert pasae 

πŸ‘‰,nenek maria,

πŸ‘‰,nenek gani

Nenek Lindan X  nek sampe Lallung :

Lahirlah

πŸ‘‰ Nenek Jabak πŸ‘‰ 

Nenek Lindan X   nek tarru':

Lahirlah

πŸ‘‰ Mamak gani

  Nenek Maria X nek kappa:

 Lahirlah

πŸ‘‰ Lince 

   Nenek Maria X nenek kombek:

 Lahirlah:

πŸ‘‰ Rice,πŸ‘‰LukasπŸ‘‰Agus

Nenek Jabak X nek Lambasa

Lahirlah

πŸ‘‰ Tanta Taruk (mamak anna)

 

Nenek Jabak x nenek sarapung:

 Lahirlah

πŸ‘‰ almarhum tinak

 

Nenek Jabak x nenek ruggu(nek Raden):

 Lahirlah

πŸ‘‰ Rahman/Tangke

 πŸ‘‰ samuel rudding 


Nenek Jabak x nenek dalise:

 Lahirlah

πŸ‘‰ om monto

πŸ‘‰tanta emmi

πŸ‘‰om ganti

Nek Albert X Nek Misi' :

Lahirlah

 πŸ‘‰Dassi,

πŸ‘‰Sidih,

πŸ‘‰Nursia,

πŸ‘‰Jhon

πŸ‘‰,Ester,

πŸ‘‰Daniel

πŸ‘‰,Kristina

πŸ‘‰,Dorkas,

πŸ‘‰Siska

Nenek Maria X nek kombek :

 Lahirlah

πŸ‘‰ rice'


                                         cucu-cucu nek jabak:                                        

Anna,    peppi    desti

Thamrin    rian    Gina

,kiki    beni    pranklin

,Nopi    aldo    rio

,Ribka,    dani    ribka

Mila,,,,eki    topan

Maaf masih banyak yang belum saya sebutkan 

πŸ‘


Jumat, 21 Agustus 2020

wisata jembatan barelang

Bridge Barelang

jembatan barelang,Batam
Jembatan Barelang adalah sekumpulan jembatan yang menghubungkan pulau-pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru di daerah Batam, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Masyarakat setempat menyebutnya "Jembatan Barelang". dan kini menjadi salah satu emage batam dan salah salah satu wisasata batam yang terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan luar dan dalam negara








 
Batam