Sabtu, 20 Februari 2021

PASAR BATUSITANDUK DIPINGGIR SUNGAI

Kondisi Pasar Batusitanduk, lamasi
"Kondisi pasar batusitanduk masih tanda kutip"

Pasar ini dulunya sangat ramai,bahkan sampai pinggir jalan poros Palopo para pedagang hampir memenuhi pinggir nya untuk berjualan .bahkan terkadang jika suasana pasar jalan tersebut sangat macet.

Menurut informasi dari salah satu pedagang pasar batusitanduk ini..akan dibangun dengan permanen ..namun sampai saat ini tempat posisi dulunya pasar sudah menjadi parkiran kendaraan dan pasarnya kini dipindahkan dipinggir sungai.

Pertanyaan saya

Mengapa pasar ini belum dibangun seperti pasar swalayan atau pasar tradisional pada umumnya di setiap wilayah.?

Apa Mungkin Dana khusus untuk Pembangunan Pasar tradisional tidak ada,ataukah belum direalisasi...oleh Pemerintah

Kasihan Para Pedagang yang dipinggir sungai

Artikel ini saya buat berdasarkan filing dan pikiran saya sendiri dan dukungan teman ,,dan kebetulan juga saya lewat pulang dari malangke dan bertepatan dengan hari pasar,,lalu saya mencoba memotret sedikit gambar yang ada di pasar ini 

Salam sehat buat kita semua ,semoga pasar ini cepat pembangunannya agar pedagang kedepannya enak dan nyaman..terima kasih saya juy Thamrin(Jejaka Bastem)

JANGAN LUPA CUCI TANGAN DAN PAKAI MASKER!

Sabtu, 28 November 2020

Tongkonan Patuju x Bokko sumalu

Tongkonan Burere (Patuju x bokko)



"Syukur Alhamdulillah Dengan kerukunan dan kerja sama satu sama lain keluarga dari anak cucu Patuju Bokko hingga saat ini Tongkonan ini telah selesai dibangun di
Rante sumalu.
Pembangunan tongkonan ini memerlukan waktu yang sangat lama sekitar 3 sampai 4 tahun baru bisa selesai dibangun dikarenakan karena pihak keluarga lain banyak yang tidak ada ditempat Disumalu..ada yang merantau jauh dan ada juga yang jadi kendala di biaya pembangunan ini...


"Dengan semanga dan doa dari keluarga maka pembangunan tongkonan ini bisa selesai didirikan dan Alhamdulillah sudah di syukuri atau dikurresumangaki waktu Desember lalu 25 Desember 2019.

 "Setiap warga Toraja yang bertempat tinggal di dalam daerah maupun diluar maka diwajibkan membuat Alang jika membangun sebuah Rumah adat Toraja yaitu tongkonan.




Alang atau Lumbung

"Alang artinya Lumbung
Dengan membangun tongkonan itu artinya harus membangun juga namanya Alang atau lumbung.karena keduanya adalah berpasangan dan itu sangat wajib.
Alang diToraja bahkan pada umumnya juga adalah tempat mengumpulkan hasil tani yaitu padi atau gabah ..sebagai simpanan untuk biaya hidup kedepannya
Biasanya setelah panen padi hasil  dari panen ini akan disimpan didalam Alang atau lumbung sebagai stock makanan yang nantinya akan diambil jika persediaan beras di rumah sudah habis.

Dengan menyimpan gabah di Alang atau lumbung sangat aman dan terhindar dari hama dan tikus..



Di sulawesi selatan hampir semua masyrakat menggunakan lumbung atau Alang sebagai tempat menyimpan makanan cadangan ketika selesai panen padi dikebun atau disawah.
lumbung atau alang biasanya memiliki arti tersendiri setiap daerah misalnyadi luwu dan toraja,yang pasti setiap lumbung itu pasti memiliki pamali atau larangan aturan khusus yang tidak boleh sembarangan seseorang bisa masuk kedalamnya.